Informasi Seputar Pendidikan

Jenis-jenis Pajak Beserta Fungsinya, LENGKAP!

Pajak adalah iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang sehingga dapat dipaksakan dengan tiada mendapat balas jasa secara langsung. Pajak dipungut penguasa berdasarkan norma-norma hukum untuk menutup biaya produksi barang-barang dan jasa kolektif untuk mencapai kesejahteraan umum. Jenis dan Fungsi Pajak adalah sebagai berikut

Jenis-Jenis Pajak

a. Berdasarkan sistem pemungutannya
  1. Pajak langsung adalah pajak yang harus dibayar sendiri oleh wajib pajak dan tidak dapat dilimpahkan kepada pihak lain atau orang lain. Contoh: pajak penghasilan (PPh), pajak bumi dan bangunan (PBB), pajak tontonan, serta bunga bank.
  2. Pajak tidak langsung adalah pajak yang pembayarannya bisa dilimpahkan kepada pihak lain. Contoh: pajak penjualan atas barang mewah, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), bea materai dan cukai, serta bea import dan ekspor.
b. Berdasarkan Lembaga Pemungutannya
  1. pajak pusat adalaha pajak yang dipungut oleh pemerintah pusat. Contoh: pajak penghasilan (PPh), pajak bumi dan bangunan (PBB), pajak pertambahan nilai (PPN), bea materai, pajak penjualan atas barang mewah, bea perolehan hak atas tanah dan bangunan, pajak migas, pajak ekspor, serta pajak daerah.
  2. Pajak daerah adalah pajak yang kewenangan pemungutannya dilakukan pemerintah daerah. Contoh: pajak kendaraan bermotor, pajak reklame, pajak tontonan, pajak radio, pajak hiburan, pajak hotel, dan bea balik nama.
Menurut Subjek Pajaknya


Jenis-jenis Pajak Beserta Fungsinya, LENGKAP!


  1. Pajak perseorangan, yaitu pajak yang harus dibayar oleh diri wajib pajak. Contoh: pajak penghasilan (PPh).
  2. Pajak badan, yaitu pajak yang harus dibayar oleh badan atau organisasi. Contoh: pajak atau laba perusahaan.
Menurut Asalnya
  1. Pajak dalam negeri, yaitu pajak yan dipungut terhadap wajib pajak (setiap warga negara Indonesia) yang tinggal di Indonesia.
  2. Pajak luar negeri, yaitu pajak yang dipungut terhadap orang-orang asing yang mempunyai penghasilan di Indonesia.
Fungsi pajak

Beberapa fungsi pajak antara lain sebagai berikut.

a. Fungsi Anggaran (Budgetair)

Sebagai sumber pendapatan negara, pajak berfungsi membiayai pengeluaran-pengeluaran negara. Untuk menjalankan tugas-tugas rutin negara dan melaksanakan pembangunan, negara membutuhkan biaya. Biaya ini diperoleh dari penerimaan pajak.

b. Fungsi Mengatur

Dengan fungsi mengatur, pajak bisa digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan. Sebagai contoh: dalam rangka menggiring penanaman modal baik dalam negeri maupun luar negeri, diberikan berbagai macam fasilitas keringanan pajak. Dalam rangka melindungi produksi dalam negeri, pemerintah menetapkan bea masuk yang tinggi untuk produk luar negeri.

c. Fungsi Stabilitas

Dengan adanya pajak, pemerintah memiliki dana untuk menjalankan kebijakan yang berhubungan dengan stabilitas harga sehingga inflasi dapat dikendalikan. Hal ini bisa dilakukan antara lain dengan jalan mengatur peredaran uang di masyarakat, pemungutan pajak, serta penggunaan pajak yang efektif dan efisien.

d. Fungsi redistribusi dan Pendapatan

Pajak yang sudah dipungut oleh negara akan digunakan untuk membiayai semua kepentingan umum, termasuk untuk membiayai pembangunan sehingga dapat membuka kesempatan kerja yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

Itulah tadi sedikit informasi yang bisa saya sampaikan tentang Jenis-jenis Pajak Beserta Fungsinya semoga bermanfaat dan menambah manfaat dan juga pengetahuan Anda semua.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
100% Gratis | No Spam | Email Terlindungi | Pemberitahuan Langsung dari Google
smart-edu

Populer Lainnya : Jenis-jenis Pajak Beserta Fungsinya, LENGKAP!

0 comments:

Post a Comment