Informasi Seputar Pendidikan

Tahap-Tahap dalam Pembuatan Perjanjian Internasional

Perjanjian internasional telah digunakan untuk mengatur hubungan internasional dan persoalan yang terjadi antar bangsa atau antar negara sejak jaman dulu, dibuktikan dengan ditemukan tulisan Sumeria pada tahun 3100 SM. Perjanjian tersebut dilakukan antar ne gara, yaitu antar kota Lagash dan kotaUnna, pada jaman Mesopotamia. Isi perjanjian tersebut mengenai tapal batas kedua kota tersebut. Pada jaman Mesir Kuno dan Yunani Kuno telah dikenal penggunaan perjanjian internasional untuk melakukan hubungan antarnegara dan menyelesaikan persoalan yang menyangkut di bidang ekonomi atau perdagangan. Berikut ini Tahap-Tahap dalam Pembuatan Perjanjian Internasional selengkapnya silahkan baca disinni.
Tahap-Tahap Perjanjian Internasional

Menurut UU No. 24 Tahun 2000, tahap-tahap pembuatan perjanjian internasional dapat diuraikan sebagai berikut.

a. Penjajakan

Pada tahap ini diakukan oleh pihak-pihak yang berunding mengenai kemungkian dibuatnya suatu perjanjian internasional.

b. Perundingan

Pada tahap ini dalkukan pembahasan isi perjanjian dan masalah-masalah teknis yang akan disepakati dalam perjanjian internasional. Dalam perjanjian bilateral, perundingan dilakukan oleh kedua negara. Dalam perjanjian multiteral, perundingan dilakukan melalui konverensi khusus atau dalam sidang organisasi internasional.

c. Perumusan Naskah Perjanjian

Tahap ini merupakan tahap ketika rancangan suatu perjanjian internasional dirumuskan.

d. Penerimaan Naskah Perjanjian

Tahap-Tahap dalam Pembuatan Perjanjian Internasional


Penerimaan naskah perjanjian merupakan tindakan untuk menyetujui garis-garis besar isi perjanjian, misalnya persetujuan mengenai topik-topik atau bab-bab yang akan diatur dalam perjanjian.

e. Penandatanganan

Penandatanganan ini merupakan tahap-tahap untuk melegalisasi suatu naskah perjanjian internasional yang telah disepakati.

f. Pengesaha Naskah Perjanjian

Pengesahan adalah pembuatan hukum untuk mengikatkan diri pada suatu perjanjian internasional dalam bentuk ratifikasi (ratification), aksesi (accsession), serta penerimaan (acceptance) dan persetujuan (approval). Ratifikasi, apabila negara yang akan mengesahkan suatu perjanjian internasional turut menandatangani naskah perjanjian. Aksesi, apabila negara yang akanmengesahkan suatu perjanjian internasional tidak turut menandatangani naskah perjanjian. Penerimaan dan persetujuan adalah pernyataan menerima atau menyetujui dari negara-negara peserta perjanjian terhadap perjanjian internasional.

Itulah tadi sedikit informasi yang bisa saya sampaikan tentang Tahap-Tahap dalam Pembuatan Perjanjian Internasional semoga beermanfaat dan menambah wawasan Anda.
Author: Uswatun Nakiyah Title: Tahap-Tahap dalam Pembuatan Perjanjian Internasional Rating: 4.5
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
100% Gratis | No Spam | Email Terlindungi | Pemberitahuan Langsung dari Google
smart-edu
Tags :

Populer Lainnya : Tahap-Tahap dalam Pembuatan Perjanjian Internasional

0 comments:

Post a Comment