Informasi Seputar Pendidikan

Struktur dan Fungsi Batang pada Tumbuhan

Halo sobat, kali ini saya akan menjelaskan materi mengenai Struktur dan Fungsi Batang pada Tumbuhan. Selain daun dan akar, tumbuhan juga mempunyai organ pokok yaitu batang. Nah, mau tahu lebih banyak lagi, silahkan baca artikel berikut ini.

Struktur Batang pada Tumbuhan

Pada ujung batang yang sedang tumbuh, tepatnya dibelakang meristem apikal terbentuk jaringan primer. Dari luar ke dalam, jaringan primer seperti yang terdapat di ujung akar terdiri atas jaringan berikut.
  1. Potoderma, merupakan bagian luar yang akan membentuk epidermis
  2. Prokambium, terletak di bagian tengah, jaringan akan membentuk xilem, floem dan kambium vaskuler.
  3. Meristem dasar, jaringan akan membentuk empelur dan korteks.
Pada batang yang sudah dewasa, stomata menghilang dan digantikan dengan lentisel. Lentisel merupakan pori penghubung ruang antar sel dalam batang dengan udara lingkungan. Disebelah dalam epidermis terdapat korteks yang tersusun dari jaringan. Jaringan penguat kolenkim dan sklerenkim juga sering ditemukan pada korteks. Disebelah dalam korteks terdapat silinder pusat/stele yang tersusun oleh jaringan parenkim berbentuk jari-jari empelur.

Batang monokotil tidak mengalami tumbuh membesar karena tidak memiliki meristem sekunder. Batang tumbuhan dikotil umumnya bercabang-cabang, berkambium, tetapi tidak beruas-ruas. Bagian batang yang masih muda umumnya dilindungi oleh selapis sel epidermis.

Di bawah epidermis terdapat jaringan penguat kolenkim dan sklerenkim. Pada ikatan pembuluh terdapat kembium yang terletak di antara xilem dan floem. Kambium ini yang menyebabkan batang tumbuhan dikotil membesar. hal ini disebabkan oleh aktivitas pembelahan sel dari jaringan meristem pada kambium.
 Struktur dan Fungsi Batang pada Tumbuhan

Struktur primer batang dikotil tersusun atas bagian-bagian berikut :
a. Epidermis
Yaitu jaringan yang tersusun atas sel-sel yang berdinding tipis. Pada epidermis terdapat lapisan kurtikula (lilin) yang tidak dapat ditembus air, dan terdapat juga letinsel (celah-celah kecil) untuk menjaga kelangsungan pertukaran gas.
b. Korteks
Yaitu jaringan yang terdiri dari beberapa sel berupa rongga-rongga udara di antara sel-sel korteks yang berfungsi sebagai tempat pertukaran gas.
c. Endodermis
Yaitu jaringan yang terletak di antara korteks dan silinder pusat. Lapisan ini banyak mengandung zat tepung (pati) dan berfungsi mengatur jalannya air dan tanah sampai silinder pusat.
d. Silinder Pusat
Silinder pusat terletak di bagian paling dalam dari batang. Pada silinder pusat terdapat bekas pembuluh yang terdiri dari xilem dan floem. Di antara xilem dan floem terdapat kambium. Pada tumbuhan dikotil, letak berkas pembuluhnya teratur melingkar serta batas antara xilem dan floem tampak jalas.

Fungsi Batang pada Tumbuhan

Batang dalam struktur tubuh tumbuhan mempunyai beberapa fungsi, di antaranya adalah :
  1. Memperkokoh berdirinya tubuh tumbuhan.
  2. Mengangkut air dan garam mineral dari dalam tanah dan mengangkut hasil fotosintesis.
  3. Tempat menyimpan cadangan makanan.

Perbedaan Batang Tumbuhan Dikotil dan Monokotil

a. Tumbuhan Dikotil
- Letak berkas pengangkutnya teratur (tersusun melingkar).
- Lapisan kambiumnya ada.
- Pertumbuhan memanjang dan membesar dilakukan secara terus menerus.
- Jari-jari empelur berupa deretan parenkim di antara berkas pengangkut.

b. Tumbuhan monokotil
- Letak berkas pengangkutnya tersebar.
- Tidak ada lapisan kambium.
- Pertumbuhan memanjang dan membesar dilakukan secara terbatas.
- Tidak mempunyai jari-jari empelur.

Nah sobat, itulah penjelasan saya mengenai Struktur dan Fungsi Batang pada Tumbuhan, semoga dapat bermanfaat bagi semuanya dan mudah kalian fahami. Saya ucapkan terimakasih yang sudah membaca artikel ini.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
100% Gratis | No Spam | Email Terlindungi | Pemberitahuan Langsung dari Google
smart-edu
Tags :

Populer Lainnya : Struktur dan Fungsi Batang pada Tumbuhan

0 comments:

Post a Comment