Informasi Seputar Pendidikan

Struktur dan Fungsi Akar pada Tumbuhan

Halo sobat, parnahkah kamu melihat tumbuhan yang ada disekitarmu? Tumbuhan memiliki akar yang bermacam-macam dan dapat berfungsi bagi tumbuhan itu sendiri. Nah sobat, kali ini saya akan menjelaskan Struktur dan Fungsi Akar pada Tumbuhan, silahkan simak penjelasan saya berikut ini.

Struktur morfologi akar terdiri dari leher akar, badan akar, cabang akar, rambut akar, dan tudung akar. Akar tumbuhan dari jaringan meristem yang terdapat di ujung akar. Ujung akar dinamakan kaliptra  yang befungsi sebagai organ yang melindungi jaringan meristem, melumasi, akar untuk mengurangi gesekan antara ujung akar dengan partikel tanah dan mengatur pertumbuhan bagian-bagian akar yang lain. Di belakang tudung akar, terdapat bulu-bulu putih halus yang menutupi permukaan akar disebut rambut akar.

Rambut akar merupakan sel-sel epidermis akar. Adanya rambut-rambut akar menyebabkan permukaan epidermis yang bersentuhan dengan tanah semakin luas, sehingga air dan bahan makanan yang diserap tumbuhan semakin banyak. Ketika tumbuhan masih berupa lembaga didalam biji, calon akar sudah ada. Calon akar ini disebut akar lembaga, dari perkembangan akar lembaga ini. Sistem perakaran tumbuhan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu sistem akar tunggang dan sistem akar serabut.

Apabila akar lembaga terus tumbuh menjadi akar pokok disebut akar tunggang, tetapi bila  lembaga dalam perkembanganya kemudian mati dan tumbuh beberapa akar dari pangkal batang, maka disebut akar serabut.

Fungsi akar tumbuhan adalah untuk menyerap air dan zat-zat yang terlarut dari dalam tanah. Sebagian penunjang tegaknya tumbuhan sebagai tempat penyimpan cadangan tanaman.

Struktur dan Fungsi Akar pada Tumbuhan

Penyerapan air oleh bulu-bulu akar terjadi melalui proses imbibisi dan osmosis. Dinding sel dan plasma sel yang bersentuhan dengan air akan mengembang sampai volume tertentu, peristiwa ini disebut imbibisi. Sedangkan osmosis merupakan perpindahan air dan zat yang terlarut konsentrasi airnya tinggi (hipertonis) ke larutan yang konsentrasinya rendah (hipotonis) melalui selaput semipermiabel.

Fungsi akar bagi tumbuhan antara lain sebagai berikut.
  • Tempat masuknya air dan mineral, rambut akar mengambil akar dan garam-garam mineral dari tanah secara osmosis.
  • Meletakan dan menompang tubuh tumbuhan agar tegak dan kokoh.
  • Tempat menyimpan makanan, misalnya pada ketela pohon, wortel, dan bengkuang.
  • Membantu pernafasan yang dapat masuk melalui akar secara difusi.

Jaringan panyusun akar
Dilihat dari penampang melintang, akar tersusun atas jaringan :
  1. Epidermis merupakan lapisan terluar yang tersusun atas sel-sel yang rapat satu sama lain tanpa ruang antar sel.
  2. Korteks(kulit luar) merupakan lapisa bawah epidermis tersusun atas parenkim,banyak ruang antar sel untuk pertukaran gas yang terletak diantara epidermis dengan silinder pusat.
  3. Silinder pusat (stele) merupakan bagian yang berfungsi sebagai jaringan pengangkut yang tersusun atas xilem, floem, dan periskel. Periskel terdiri dari sel parenkima yang berada diantara endodermis dan jaringan pembeluh. Pariskel akan berkembang membentuk kambium dan jari-jari empelur.
Dan panampang membujur akar muda terdapat jaringan meristem (titik tumbuh) dan tudung akar (kaliptra) yang berfungsi sebagai pelindung akar ketika menembus lapisan tanah.

Sekian sedikit penjelasan saya mengenai Struktur dan Fungsi Akar pada Tumbuhan, semoga bisa kalian fahami dan bermanfaat bagi semuanya. Terimakasih sudah membaca artikel ini.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
100% Gratis | No Spam | Email Terlindungi | Pemberitahuan Langsung dari Google
smart-edu
Tags :

Populer Lainnya : Struktur dan Fungsi Akar pada Tumbuhan

0 comments:

Post a Comment